Di Indonesia Belum Dipasarkan, di 18 Negara Ini Mobil Listrik Justru Laku Keras

Dunia4d

Di Indonesia Belum Dipasarkan, di 18 Negara Ini Mobil Listrik Justru Laku Keras

Di Indonesia Belum Dipasarkan, di 18 Negara Ini Mobil Listrik Justru Laku Keras

Di Indonesia Belum Dipasarkan, di 18 Negara Ini Mobil Listrik Justru Laku Keras

Pengendara mobil di Jakarta bakal gak lagi leluasa membawa kendaraannya di beberapa jalur ibu kota gara-gara perluasan kebijakan ganjil genap (gage). Namun, buat pengendara mobil listrik, aturan ini sama sekali gak berlaku lho.

Seperti yang kamu tahu, Gubernur Anies telah mengeluarkan kebijakan perluasan rute ganjil genap bagi kendaraan roda empat yang mulai berlaku pada 9 September mendatang. Kebijakan ini diambil sebagai langkah Gubernur Anies dalam meminimalkan polusi di Jakarta.

inilah salah satu Mobil Listrik Super CAR milik china yang pernah di publis di RRC

Walaupun diberlakukan buat kendaraan roda empat, ternyata gak semua mobil lho jadi sasaran penerapan aturan ini. Ada pengecualian penerapan gage buat kendaraan yang digunakan disabilitas, ambulan, pemadam kebakaran, angkutan umum, mobil listrik, sepeda motor, angkutan barang, presiden ataupun wakil presiden, hingga kendaraan berpelat dinas.

Sayangnya, electric vehicle yang mendapat pengecualian dalam aturan ganjil genap masih belum populer penggunaannya di Indonesia. Ya, gimana mau populer, wong regulasi terkait mobil listrik dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP), dan Peraturan Presiden (Perpres) baru aja diteken kemarin, Kamis 8 Agustus 2019. Lain ceritanya di luar negeri. Beberapa negara diketahui memiliki jumlah pembeli electric vehicle terbesar di dunia. Negara-negara mana sajakah itu?

 

Ini lho 18 negara yang mencetak angka tertinggi dalam penjualan mobil listrik

mobil listrik
Sejumlah electric vehicle sedang melakukan pengisian ulang. (Shutterstock)

Dulunya saat baru diperkenalkan, mobil listrik itu sulit sekali menarik minat. Kabarnya nih, butuh waktu selama lima tahun buat menjual satu juta unit electric vehicle.

Sepanjang tahun 2018, penjualan electric vehicle meningkat. Dalam waktu enam bulan, satu juta unit mobil bisa terjual.

Beberapa negara dilaporkan mencatat angka pembelian mobil tertinggi sepanjang tahun 2018. Mayoritas, negara-negara Eropa yang menjadi peminat tertinggi mobil listrik.

Seperti yang dihimpun datanya oleh Statista, ada 18 negara yang menjadi pembeli electric vehicle tertinggi di dunia. Berikut ini adalah daftar negara pembeli terbesar electric vehicle.

Negara Persentase pembelian mobil listrik
Norwegia 49,14 persen
Islandia 19,14 persen
Swedia 8,01 persen
Belanda 6,69 persen
Finlandia 4,74 persen
China 4,44 persen
Portugal 3,44 persen
Swiss 3,18 persen
Austria 2,54 persen
Inggris 2,53 persen
Belgia 2,43 persen
Kanada 2,22 persen
Denmark 2,14 persen
Prancis 2,10 persen
Amerika Serikat 2,09 persen
Korea Selatan 2,05 persen
Jerman 1,97 persen
Irlandia 1,57 persen

Seiring ketatnya standar emisi, penjualan mobil listrik di negara-negara Eropa turut naik. Saat ini negara-negara Eropa telah menerapkan standar emisi Euro 6. Semakin tinggi standar emisi, semakin minim pula kandungan gas berbahaya dari kendaraan.

Dengan keluarnya peraturan standar emisi tersebut, banyak pabrikan otomotif berinovasi menciptakan electric vehicle untuk tetap menjaga angka penjualan di Eropa. Salah satu negara yang minat pengguna mobil listriknya paling tinggi adalah Norwegia.

Saking tingginya, penjualan mobil listrik di Norwegia mencatatkan persentase 49,14 persen. Pemerintah Norwegia diketahui sangat mendorong masyarakatnya menggunakan electric vehicle. Apalagi, pada 2025 nanti Pemerintah Norwegia mewajibkan semua mobil non-emisi.

Sejumlah kebijakan pun diambil Pemerintah Norwegia supaya masyarakatnya mau beli electric vehicle, mulai dari pembebasan pajak, pembebasan tol, hingga pemberian insentif. Menyusul Norwegia, ada Islandia yang juga mencatatkan angka penjualan mobil listrik double digit.

Nah, itu tadi sejumlah negara dengan tingkat penjualan electric vehicle tertinggi di dunia. Walaupun belum ramai peminat, Indonesia menargetkan jumlah pengguna mobil listrik sebanyak 2.200 unit pada 2025 nanti lho. Semoga aja tercapai ya! (Editor: Ruben Setiawan)

 

 

SUMBER: KAKEKSAKTI.ORG