Gara-gara Selebrasi, Ronaldo Terancam Absen pada Perempat Final Liga Champions

Dunia4d

Gara-gara Selebrasi, Ronaldo Terancam Absen pada Perempat Final Liga Champions

Gara-gara Selebrasi, Ronaldo Terancam Absen pada Perempat Final Liga Champions

CASINO ONLINE – Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo, terancam absen dalam laga leg pertama babak perempat final Liga Champions 2018-2019. Gestur sang pemain saat melakukan selebrasi bisa berujung hukuman.

Ronaldo menjadi pahlawan Juventus ketika menyingkirkan Atletico Madrid pada babak 16 besar Liga Champions. Dia mencetak hat-trick alias trigol untuk membawa Juventus menang 3-0 dan lolos ke babak perempat final kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa ini.

PREDIKSI TOGEL PALING JITU – Padahal sebelum laga di Stadion Allianz, Selasa (12/3/2019) atau Rabu dini hari WIB, Juventus dalam posisi kritis karena kalah 0-2 pada leg pertama di Madrid. Namun Ronaldo bisa mengeluarkan tim berjulukan Bianconeri ini dari masalah tersebut.

Sayang, Ronaldo melakukan hal nyeleneh saat memastikan Atletico tersingkir karena selebrasinya dianggap memprovokasi kubu lawan. Media Italia, Gazetta dello Sport, melaporkan bahwa UEFA segera melakukan investigasi soal gestur Ronaldo pasca-laga.

Sesaat setelah laga rampung, megabintang asal Portugal ini melakukan selebrasi dengan mengayunkan kedua tangannya dari atas ke bawah menuju pangkal paha. Selebrasi yang Ronaldo tunjukkan tersebut nyaris serupa dengan yang dilakukan pelatih Atletico, Diego Simeone, saat timnya menang melawan Juve pada leg pertama.

Seolah-olah, pemain berusia 34 tahun ini mengejek aksi Simeone dua pekan lalu. Tetapi tidak hanya itu, selebrasi kontroversial Ronaldo juga diduga ditujukan untuk suporter Atletico Madrid yang hadir di Stadion Allianz karena memang Ronaldo melakukannya di depan ribuan fans klub ibu kota Spanyol itu.

Media Spanyol, Mundo Deportivo, bahkan mengabarkan bahwa Ronaldo memprovokasi fans Atletico usai mencetak gol ketiga dengan menyebut “Hijos de Puta”. Jika diterjemahkan, pernyataan tersebut sangat kasar karena berarti “anak pelacur”.

Jika memang terbukti memprovokasi pendukung lawan, Ronaldo terancam mendapat hukuman larangan bertanding satu laga. Itu artinya, dia tak akan membela Juventus pada leg pertama babak perempat final.

Juventus sedang menunggu calon lawannya pada babak tersebut. Mereka akan mengetahui siapa lawannya setelah UEFA melaksanakan undian pada Jumat (15/3/2019) di Nyon, Swiss.

Dunia4d